Episentrum Gempa di Wilayah Banten/bmkg.go.id

Gempa bumi dengan magnitudo 5,5 SR mengguncang wilayah Banten pada 9 Oktober 2022 sekitar pukul 17.02 WIB. Lokasi gempa berada di koordinat 7,09 lintang selatan dan 106,0 bujur timur. Getaran gempa dirasakan sangat kuat oleh warga sekitar terutama warga Lebak, Banten dan Suku Baduy. Meskipun begitu, gempa ini tidak berpotensi tsunami.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa di wilayah Banten ini merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan oblique turun,” ujar Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Gempa yang mengguncang Banten ini juga dirasakan hingga Jakarta dan Bogor. Di Jakarta, guncangan gempa terasa pada gedung-gedung tinggi hingga gedung lantai 9 pada perkantoran di Jakarta. Sementara di daerah Bogor, guncangan terasa di wilayah Kabupaten Bogor seperti Tenjo, Cilebut, Citayam, dan Gunung Sindur.

Menurut laporan dari BPBD setempat, gempa ini tidak mengakibatkan adanya korban jiwa. Namun terdapat kerugian materiil karena empat rumah warga mengalami kerusakan. Empat rumah yang rusak tersebut berada di wilayah Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak. Jumlah kerusakan yang terjadi adalah berdasarkan laporan dari masyarakat. Total kerugian akibat kerusakan tersebut mencapai 24 juta rupiah.

“Dalam kejadian tidak ada korban jiwa, hanya ada kerugian materiil. Setelah adanya laporan kerusakan rumah, Petugas Polsek Cirinten melakukan patroli dan membantu warga membersihkan sisa puing-puing yang runtuh pasca gempa,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Shinto Silitonga.

Riwayat Gempa Wilayah Banten Pada Januari 2022

Sebelumnya pada 14 Januari 2022, wilayah Banten pernah diguncang gempa dengan magnitudo 6,6 SR pada pukul 16.05 WIB. Dampak gempa tersebut tersebar pada 54 kecamatan dan 209 desa/kelurahan. Selain itu gempa tersebut juga merusak 2.449 rumah yang terdiri dari 1.587 rumah rusak berat, 488 rusak sedang, dan 374 rumah rusak ringan.

Selain itu, gempa ini juga merusak 44 sekolah, 14 puskesmas, 9 sarana ibadah, 4 kantor pemerintahan, dan 3 tempat usaha. Guncangan gempa di wilayah ini juga menyebabkan adanya korban jiwa dengan data sebagai berikut:

  1. Kab. Pandeglang

Luka ringan: 8 orang

Luka parah 2 orang

  1. Kab. Lebak

Luka ringan 2 orang

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini