Pelecehan Seksual Terhadap Karyawati Kawan Lama Group/twitter.com @jerangkah

Pelecehan seksual kembali terjadi di kalangan pekerja kantoran, kali ini cerita dialami oleh seorang karyawati yang bekerja di Kawan Lama Group. Cerita pelecehan seksual tersebut viral di media sosial twitter dan diceritakan oleh suami yang bersangkutan dengan nama akun @jerangkah.

Dalam cerita tersebut, sang suami yang diketahui bernama Richo Pramono menceritakan bahwa istrinya mengalami pelecehan seksual di grup Whatsapp pertemanan kantor. Hal itu berawal dari kesediaan istrinya untuk menjadi model foto produk kantor. Saat sesi foto, sang fotografer bernama Dedy Christianto mengambil foto istrinya tanpa izin di bagian punggung.

“Bukan hanya tidak izin, foto tersebut juga diambil saat istri belum siap untuk memulai sesi pemotretan. Itulah mengapa masih ada foto dengan bra yang melekat di punggung. Berbeda dengan foto yang akan digunakan untuk unit bisnisnya,” tulis Richo.

Setelah mengambil foto tanpa izin, foto tersebut disebarkan di grup Whatsapp pertemanan kantor. Sayangnya, tanggapan teman-teman yang lain di grup kantor malah semakin memojokkan. Salah satu teman grup disebut dengan entengnya mengeluarkan candaan “geser dikit, terus lepasin”. Selain itu ada salah satu teman yang berkomentar bahwa istri Richo sedang “menjajakan diri”, komentar tersebut keluar dari seorang kawan perempuan.

Kejadian pelecehan seksual tersebut membuat sang istri akhirnya mengundurkan diri dari perusahaan. Diketahui perusahaan yang dimaksud adalah perusahaan besar yaitu Kawan Lama Group. Richo mengatakan bahwa dirinya dan sang istri berniat membawa kasus ini ke jalur hukum karena pihak perusahaan dinilai kurang tegas terhadap isu pelecehan seksual.

“Saya akan mendampingi istri saya untuk ke HR mengajukan gugatan. Saya meminta orang-orang yang bersangkutan untuk dipecat. Kenapa dipecat? Banyak karyawan lain yang membutuhkan lingkungan kerja yang sehat, bukan diganggu oleh ekosistem toxic macam ini,” tulis Richo.

Tanggapan Kawan Lama Group

Setelah viral di media sosial, akhirnya Kawan Lama Group mulai buka suara. Perusahaan menyatakan akan mengusut tuntas kejadian pelecehan seksual yang dialami oleh salah satu karyawannya. Selain itu, Kawan Lama Group juga akan membuat dan melakukan investigasi secara internal.

“Menanggapi utas di Twitter yang diunggah oleh akun @jerangkah mengenai dugaan pelecehan seksual yang dialami salah satu karyawan kami baru baru ini, Kawan Lama Group sedang melakukan investigasi terhadap kasus ini secara internal,” tulis Kawan Lama Group dalam akun Instagramnya @kawanlamagroup.

Selain itu perusahaan mengatakan bahwa segala unit bisnisnya tidak mentoleransi adanya pelecehan seksual. Perusahaan juga berkomitmen untuk menghilangkan segala tindak pelecehan seksual di tempat kerja agar tercipta lingkungan yang nyaman bagi seluruh karyawan.

Dalam kasus dugaan pelecehan seksual ini, Kawan Lama Group berjanji akan melakukan tindakan pendisiplinan untuk pelaku pelecehan seksual. Hal ini sesuai dengan peraturan perusahaan yang melarang adanya segala bentuk pelecehan seksual yang tertuang dalam aturan Standar Perilaku Bisnis (SPB) dan Peraturan Perusahaan (PP). Penyelesaian masalah juga akan dilakukan dengan bekerjasama dengan korban.

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon