Ilustrasi Kebakaran Pabrik Triplek di Bandung/pixabay.com

Kebakaran terjadi pada sebuah pabrik triplek yaitu PD Pungkur Jaya yang terletak di Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada 24 Oktober 2022. Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh masyarakat setempat pada pukul 20.35 WIB. Setelah adanya laporan, Dinas Pemadam Kebakaran UPT Bandung Timur langsung bergegas ke lokasi untuk memadamkan api.

“Pemadaman cukup sulit karena luas area yang terbakar adalah dua ribu meter persegi. Selain itu di bandungan ini tidak ada akses untuk pemadam kebakaran masuk karena hanya ada satu pintu. Sebelah kanan dan kiri bangunannya juga berbentuk benteng yang tertutup,” ujar Kepada Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, M. Yusuf Hidayat.

Pemadaman terhadap api yang melahap pabrik triplek ini dilakukan selama hampir 12 jam. Hari ini 25 Oktober 2022 pukul 08.35 WIB, api diberitakan masih menyala namun petugas sedang melakukan pendinginan. Petugas mengaku kesulitan, karena selain alasan diatas, pabrik ini berisi barang-barang yang mudah terbakar. Api terus membakar bahan-bahan seperti kayu, multiplek, partical board, melamin, dan tumpukan kardus di dalam pabrik.

Proses pemadaman yang berlangsung selama hampir 12 jam ini disebut Yusuf juga karena pabrik triplek tidak memiliki alat-alat yang memadai. Yusuf menyebut bahwa pabrik yang terbakar tidak memiliki sistem pencegahan kebakaran dan tangki air. Sehingga petugas pemadam harus bekerja ekstra untuk memadamkan api.

“Tidak ada alat proteksi kebakaran di dalam gedung ini. Tangki air juga tidak ada sehingga petugas pemadam kebakaran harus bolak balik mengambil air ke sumber air terdekat yaitu Cijagra di dekat Pasar Gordon dan di Supratman,” ujar Yusuf.

Penyebab Kebakaran Gudang Triplek di Bandung

Hingga saat ini pihak kepolisian masih belum mengetahui penyebab pasti kebakaran gudang triplek di Bandung. Namun berdasarkan keterangan sementara, diduga api berasal dari bagian belakang bangunan yang merambat ke bagian samping dan tengah. Selain itu, beberapa warga menyebut bahwa mereka mendengar suara ledakan dari pabrik.

“Belum tahu apa penyebabnya, karena peristiwa terjadi pada malam hari dimana seluruh pekerja sudah pulang semua. Jadi di dalam pabrik tidak ada orang,” ujar salah seorang pekerja bernama Aroban.

Beruntungnya dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban meninggal. Hal tersebut dikarenakan saat peristiwa terjadi, pabrik dalam keadaan kosong orang. Namun seluruh barang-barang dan triplek yang ada di dalamnya semua terbakar.

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini