Logo HIPMI/hipmisukoharjo.org

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau HIPMI mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) pada 22 November 2022 di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah. Sayangnya, kegiatan Munas tersebut harus tercoreng dengan adanya kejadian adu jotos antar anggota. Kejadian tersebut diketahui terjadi setelah agenda Munas selesai.

“Saya kira hal ini terjadi karena ada kesalahpahaman. Kejadian tersebut juga terjadi diluar ketika sidang pleno sudah ditutup. Namun saat ini masalah ini sedang diselidiki, apalagi beredar spekulasi tentang hal tersebut diluaran,” ujar Ketua Organizing Committe Munas HIPMI XVII, Muhammad Ali Affandi.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat beberapa orang yang mengikuti Munas dan memakai seragam batik saling jotos. Beberapa orang tersebut adu jotos di dekat meja prasmanan saat waktu makan, bahkan ada yang menyebut penyebab adu jotos tersebut karena beberapa orang berebutan sendok.

Namun hal tersebut dibantah oleh salah seorang peserta munas yang tidak disebutkan namanya. Ia mengatakan bahwa ada kesalahpahaman karena masalah lama yang hanya diketahui oleh yang bersangkutan. Bahkan disebut bahwa suasana “panas” sudah terjadi sejak pembagian ID card acara.

Dalam video yang beredar, diketahui salah satu orang yang adu jotos adalah Akbar Muhari. Akbar Muhari merupakan bakal calon ketua HIPMI dari Medan yang diusung oleh tim nomor satu. Selain Akbar, pemilihan ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia juga akan diikuti oleh dua bakal calon lain yaitu Angga Wirya dan Bagas yang sama-sama berasal dari Jakarta.

Saat ini Himpunan Pengusaha Muda Indonesia masih mengupayakan mediasi bagi pihak-pihak yang terlibat adu jotos. Ali mengatakan bahwa HIPMI selalu menjunjung asas kekeluargaan dan upaya mediasi menjadi salah satu upaya agar tidak terjadi salah paham. Mediasi juga dilakukan untuk mencari jalan keluar agar tidak ada miskomunikasi antar anggota. 

Beruntungnya dalam kejadian adu jotos ini, tidak ada pihak yang terluka. Salah seorang anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Ahmad yang berasal dari Sulawesi mengatakan bahwa belum ada yang tahu penyebab perkelahian. Ia menambahkan, namun untungnya tidak ada korban luka dalam peristiwa ini, hanya ada yang benjol saja.

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini