Ilustrasi Penembakan Novita Kurnia Putri/pixabay.com

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang bernama Novita Kurnia Putri dikabarkan meninggal dunia setelah menjadi korban penembakan salah sasaran oleh dua remaja di Texas, Amerika Serikat. Novita ditembak saat sedang bekerja di rumahnya yang berada di Bald Mountain Drive, Texas, AS pada 5 Oktober 2022 pukul 00.30 waktu setempat.

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, pelaku penembakan adalah dua orang remaja masing-masing berusia 14 dan 15 tahun. Keduanya diduga mencuri sebuah mobil dan mengendarainya di sekitar rumah Novita Kurnia Putri. Kemudian salah satu pelaku menembakkan pistol ke arah rumah Novita. Pelaku menembakkan sekitar 100 peluru kaliber ke arah rumah Novita.

Sayangnya, ternyata kedua pelaku menyasar rumah yang salah. Novita menjadi korban penembakan salah sasaran, karena seharusnya pelaku menembak rumah tetangga sebelah Novita. Setelah mendapatkan laporan dari warga setempat, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku menggunakan mobil dan helikopter dan keduanya sudah diamankan.

“Peristiwa tersebut benar terjadi pada 5 Oktober 2022 di San Antonio, Texas dengan korban seorang WNI bernama Novita Kurnia Putri. Pihak KJRI Houston yang mendapatkan laporan tersebut langsung bergegas ke TKP dan bertemu suaminya yang merupakan warga negara Amerika Serikat,” ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KJRI Houston, Mohamad Kamal.

Kamal menambahkan bahwa saat ini pihak KJRI Houston sedang berusaha untuk memulangkan jenazah Novita ke Indonesia. KJRI Houston berkoordinasi langsung dengan Secretary of State di Austin, Texas agar dapat mempercepat proses administrasi untuk memulangkan jenazah Novita.

Pelaku Penembakan Novita Kurnia Putri

Pelaku penembakan Novita Kurnia Putri, yaitu dua remaja yang berusia 14 dan 15 tahun sudah diamankan oleh polisi. Identitas keduanya tidak diungkapkan oleh kepolisian. Meskipun begitu, Kamal menyebutkan bahwa kedua pelaku dikenakan dua tuduhan yaitu pembunuhan dan penyerangan berat dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Selain kedua remaja tersebut, ada tiga remaja lain yang ikut ditangkap masing-masing berusia 17, 14, dan 15 tahun. Ketiganya merupakan remaja yang tinggal di samping rumah Novita yang melakukan tembakan balasan kepada dua remaja yang menjadi pelaku. 

Hukuman pelaku menjadi berat karena tidak hanya Novita yang menjadi korban. Seorang wanita berusia 41 tahun yang sedang tinggal di rumah sewaan AirBnB di dekat rumah Novita juga ikut menjadi korban. Beruntungnya wanita tersebut hanya mengalami luka tembak di bagian kaki.

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini