Ilustrasi POJK No. 33/POJK 04/2014/katadata.co.id

Untuk melaksanakan RUPS yang sukses, butuh kontribusi dari berbagai pihak salah satunya adalah Direksi dan Dewan Komisaris. Oleh karenanya, OJK membuat regulasi mengenai tugas dan tanggung jawab Direksi dan Dewan Komisaris dalam POJK No. 33/POJK 04/2014.

Direksi menurut POJK No. 33/POJK 04/2014 adalah organ Emiten atau Perusahaan Publik yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas pengurusan Emiten untuk kepentingan Emiten sesuai dengan maksud dan tujuan Emiten, serta mewakili Emiten baik di dalam atau di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.

Direksi Emiten biasanya terdiri dari paling kurang dua orang dan salah satunya dapat diangkat menjadi Direktur Utama atau Presiden Direktur. Masa jabatan anggota direksi adalah selama 5 tahun dan dapat merangkap jadi anggota Direksi paling banyak 1 Emiten lain atau menjadi anggota dewan komisaris paling banyak 3 Emiten lain.

Adapun tugas, wewenang, dan tanggung jawab Direksi berdasarkan POJK No. 33/POJK 04/2014 adalah:

  1. Bertugas menjalankan dan bertanggung jawab atas pengurusan Emiten untuk kepentingan Emiten sesuai dengan maksud dan tujuan Emiten yang ditetapkan dalam anggaran dasar
  2. Bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Emiten yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan tugas
  3. Menjalankan pengurusan sesuai dengan kebijakan yang tepat, sesuai dengan maksud dan tujuan yang ditetapkan dalam anggaran dasar

Dewan Komisaris Menurut POJK No. 33/POJK 04/2014

Selain Direksi, POJK No. 33/POJK 04/2014 juga mengatur tentang tanggung jawab Dewan Komisaris. Dewan Komisaris sendiri adalah orang Emiten yang bertugas melakukan pengawasan secara umum/khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasehat kepada Direksi.

Dewan Komisaris terdiri dari 2 anggota yang salah satunya merupakan Komisaris Independen. Jika Dewan Komisaris terdiri lebih dari 2 orang, maka jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang 30% dari jumlah seluruh anggota Dewan Komisaris. 

Adapun tanggung jawab, tugas, dan wewenang Dewan Komisaris menurut POJK No. 33/POJK 04/2014 adalah:

  1. Melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas pengawasan kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai Emiten atau usaha Emiten dan memberi nasehat kepada Direksi
  2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lain sesuai kewenangannya 
  3. Melakukan evaluasi terhadap kinerja komite yang membantu pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya setiap akhir tahun buku
  4. Memberhentikan sementara anggota Direksi dengan menyebutkan alasannya

Selain tanggung jawab masing-masing, POJK ini juga mengatur tentang pemberhentian dan juga rapat-rapat yang dilaksanakan.

Penulis: Serafina Indah

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini