Ilustrasi Pemberlakuan PPKM/pontas.id

Pemerintah terus memberlakukan PPKM Level di Jawa-Bali. PPKM Level di Jawa-Bali diperpanjang selama dua minggu dari 16-29 November 2021. Meskipun situasi sudah membaik, namun Menko Marinves, Luhut Binsar Panjaitan terus mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati. Apalagi sebentar lagi akan memasuki masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kita harus tetap berhati-hati apalagi disaat akan memasuki periode Nataru. Google Mobility yang memantau pergerakan mobilitas masyarakat Jawa-Bali menunjukkan kenaikan signifikan diatas periode Nataru tahun lalu dan mendekati periode Idul Fitri Mei-Juni 2021,” ujar Menteri Luhut.

Dalam asesmen PPKM Level yang akan dilaksanakan dua minggu kedepan, berikut data level wilayah yang ada di Jawa Bali:

  1. Level 1: 26 kabupaten/kota
  2. Level 2: 61 kabupaten/kota
  3. Level 3: 41 kabupaten/kota

Di wilayah Jawa-Bali sendiri sudah tidak ada tercatat wilayah yang masuk ke dalam asesmen PPKM level 4.

Meskipun begitu, Menteri Luhut berpesan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan meskipun sudah menerima vaksinasi. Mengingat masih ada 47 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali yang suntikan vaksinasi dosis pertama untuk lansia masih dibawah 50 persen. Selain itu ada 75 persen kabupaten/kota yang suntikan dosis keduanya masih dibawah 50 persen.

Perkembangan Covid di Luar Jawa-Bali

Sementara itu, untuk wilayah luar Jawa-Bali PPKM diperpanjang hingga 22 November 2021. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kasus konfirmasi harian di luar Jawa-Bali adalah 135 kasus, dengan rata-rata 7 hari (7DMA) adalah 117 kasus, dimana angka tersebut menunjukkan tren penurunan kasus yang konsisten.

“Kasus aktif di luar Jawa-Bali per 14 November 2021 adalah 4.339 kasus atau 0,31 persen dari kasus nasional. Sudah turun 98,0 persen dari puncak kasus aktif luar Jawa-Bali per 6 Agustus 2021 yang lalu. Sedangkan tingkat kesembuhan 96,57 persen dan tingkat kematian sebesar 3,12 persen,” ujar Menteri Airlangga.

Berdasarkan asesmen mingguan situasi Covid-19 di luar Jawa-Bali, didapatkan data:

  1. Wilayah level 1: 174 kabupaten/kota
  2. Wilayah level 2: 207 kabupaten/kota
  3. Wilayah level 3: 5 kabupaten/kota (Tana Tidung, Gayo, Gayo Lues, Sorong, Subulussalam, dan Teluk Bintuni)

Di luar wilayah Jawa-Bali juga mencatatkan 0 wilayah yang masuk ke dalam asesmen PPKM level 4.

Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan. Per tanggal 15 November 2021 data vaksinasi Covid-19 menunjukkan 130.616.514 orang di Indonesia sudah menerima vaksinasi dosis pertama. Sementara 84.552.446 orang sudah menerima vaksinasi dosis kedua. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa seiring program vaksinasi terus berjalan, stok vaksin juga aman untuk memenuhi program vaksinasi nasional.

“Stok vaksin kita aman. Sampai sekarang ada 276 juta dosis yang sudah didistribusikan ke kabupaten, kota, provinsi” ujar Menteri Budi.

Menteri Budi Gunadi Sadikin menambahkan bahwa capaian vaksinasi di Indonesia telah melampaui target dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO. WHO menargetkan 40 persen populasi di setiap negara sudah memperoleh vaksinasi dosis lengkap di akhir tahun ini. 

Penulis: Serafina Indah Chrisanti

Editor: Sebastian Simbolon

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini